OKU Timur – Himpunan Mahasiswa Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia (PBSI) Universitas Nurul Huda (UNUHA) menggelar kegiatan Ngaji Rutin SAHABAT PBSI (Sarana Bahas Ayat dan Tausiah PBSI) sebagai bagian dari rangkaian kegiatan Ramadan.
Kegiatan ini mengangkat tema “Membangun Kesadaran Spiritual melalui Surat Al-‘Alaq” dan menghadirkan narasumber Dr. Ahmad Ulin Niam, M.Pd.I dosen sekaligus Kepala Pusat Aswaja dan Kepesantrenan.
Dalam pemaparannya, Ka.Pusat ASWAJA menjelaskan bahwa Surat Al-‘Alaq sebagai wahyu pertama memiliki pesan fundamental tentang pentingnya membaca dalam arti luas. Ayat “Iqra’ bismi rabbika alladzi khalaq” tidak hanya dimaknai sebagai aktivitas membaca teks, tetapi juga membaca realitas kehidupan dan tanda-tanda kebesaran Allah.
“Kesadaran spiritual lahir dari proses membaca, merenung, dan mendekatkan diri kepada Allah. Ramadan adalah momentum terbaik untuk memperkuat dimensi tersebut,” ungkapnya.
Ia juga menekankan bahwa manusia diciptakan dari sesuatu yang sederhana, sehingga tidak pantas bersikap sombong. Justru, melalui ibadah di bulan Ramadan, manusia diajak untuk menundukkan ego dan meningkatkan kualitas ketakwaan.
Selain itu, pentingnya ilmu sebagai jalan mendekatkan diri kepada Allah menjadi salah satu poin utama dalam kajian. Tradisi ngaji rutin yang dilaksanakan oleh HMPS PBSI UNUHA dinilai sebagai bentuk nyata penguatan budaya akademik yang berbasis nilai-nilai keislaman.
Kegiatan berlangsung dengan penuh antusiasme. Para peserta yang terdiri dari mahasiswa PBSI dan civitas akademika, aktif mengikuti diskusi dan refleksi yang disampaikan.
Salah satu peserta mengaku mendapatkan pemahaman baru dari kegiatan tersebut. “Kajian ini membuat kami lebih sadar bahwa Ramadan bukan hanya tentang ibadah ritual, tetapi juga tentang membangun kesadaran spiritual,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, Ka. Pusat ASWAJA UNUHA berharap Ngaji Rutin SAHABAT PBSI dapat terus menjadi wadah pengembangan intelektual dan spiritual mahasiswa secara berkelanjutan.

